Rabu, 15 Desember 2010

---- harap kejaiban ------

Ku masih berdiam diri..
Letih diriku untuk selalu berdiri..
Namamu terukir jelas dalam hatiku..
Begitu jelas.. Hingga tak mampu tuk kuhapus..

Bintang-bintang seakan menandingiku..
Akan banyaknya kata cinta yang telah terucap untukmu..
Silih berganti ombak di lautan sana...
Seolah melukiskan rasa sayang yang bertubi-tubi
Dan seakan terbuang percuma..
Oleh sikapmu yang masih dilema..

Kenapa harus aku yang tersakiti??
Kenapa harus aku yang bersedih??
Kenapa harus aku yang menghilang??
Aku bertanya padamu.. Kenapa harus aku??

Kau takkan pernah mengerti..
Dan takkan mengerti..
Bentuk cintaku padamu..
Bagaimana perihnya hatiku..
Bagaimana diriku menyadarkanmu dari tidurmu..

Kuyakin dirimu takkan pernah mengerti..
Terlarut dalam tidurmu..  Masih berharap akan datangnya keajaiban..
Yang terselip dalam kilauan senyum sang pangeran..
Lamunanku terus berusaha merangkulmu..
Membebaskanmu dari kesedihanmu..
Dan kuharap keajaiban itu datang..