Rabu, 20 Agustus 2014

Apadeh banget ini!!!



Hallo viewers, Apa kabar? Piye Kabare? Kenken Kabare? como você está? annyeonghaseyo!!
Masih ingat dengan tulisan saya yang lalu -- Stay!!! -- dimana saya sedang memiliki sebuah persahabatan dengan pemuda yang bukan penduduk Indonesia. Jadi setelah beberapa lama pemuda itupun kembali ke Negara asalnya untuk melanjutkan kuliah dan mengurus segala keperluan untuk Graduation. Saya dan dia otomatis hanya menjalin komunikasi melalui Social Media.

Awalnya, komunikasi antara kami berjalan mulus. Mulai bertukar kabar, bertukar cerita hingga bertukar foto-foto objek didekat masing-masing dari kami berdua. Namun ketika menginjak bulan kedua kami berjauhan ego dan rasa bosan mulai muncul dari yang
"Beuh gak tau apa aku lagi sibuk, BB* terus deh." atau
"Hadeh, bales BB*nya lama banget sih." sampe
"Awas aja kalo cuma di R doang nih!"
Seperti itu berulang-ulang. Sampai pada suatu titik si pemuda sama sekali tidak membaca pesan saya. Awalnya sih saya santai aja, namun lama-lama menyebalkan juga. dan saya tidak henti mengirim pesan atau hanya sekedar *PING!!!* untuk dia. Dan  tiba-tiba ada sebuah pesan masuk dari si pemuda yang berisikan.
"Sorry, i cant be with you. Cz, my father dont like with this relationship. I cant fight with my father cz of you."
Sumpah yang ada di otak saya saat itu pertanyaan besar yang menuntut suatu penjelasan logis dari si pemuda. Namun, saat itu juga si nama si pemuda hilang dari list friend saya. *HOII, AKU DI DELCON!!* pekik saya saat itu. Saya hanya terus berpikir *Apaan sih?? Hari apa inii?* karna dalam hati dan otak saya masih menuntut penjelasan. Namun saya tidak berusaha mengejar penjelasan dari si pemuda. *Biarlah, nanti juga dia kena batunya.*
Selang beberapa minggu, tidak sengaja saya menemukan nama si pemuda di account Social Media saya yang lain. tanpa berfikir panjang saya mengirim pesan kepada si pemuda.
"Heii..." (saya-S-)
"Hello, how are you dear?" (Dia-D-)
"Im good enough. how about you?" -S
"Im very good." -D
"Can I ask some question?" -S
"Yes, What?" -D
"Why you delete my account?? And say if your father didnt like with our relationship?" -S
"Oh, No. I just feel if you so awrrrr. U kept send message on me and i lost PES from my friend. so we break up and i delete you. Sorry :( " -D
"Darn, we break up just because game?? You so crazy, and dont call me again!!!" -S

Dan saat itu juga saya berfikir *Apa deh banget kemarin mikirin salah aku apaan. ternyata cuman karena game??* Asemmmm!!!